dinamika

DINAMIKA
I.Pendahuluan
Dinamika merupakan salah cabang ilmu fisika yang mempelajari penyebab gerak,oleh sebab itu diperlukan prasyarat pengetahun tentang kinematika .Dalam mempelajari dinamika diperlukan pemahaman tentang hukum Newton yang terkait dengan gerakan yaitu hukum satu ,dua dan tiga.
Dalam modul yang tersaji ini akan mudah difaham manakala dilengkapi dengan kegiatan eksperiment ,tanpa mencoba melakukan eksperimen maka konsep yang tertanam dalam pemahaman akan mudah terlupakan.Disamping itu juga diperlukan pengamatan penerapan hukum newton tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
II.Tujuan pembelajaran
Setelah selesai mempelajari modul ini diharapkan siswa mempunyai kompetensi sebagai berikut:
2.1 Dapat mediskripsikan hukum kelembaman
2.2 Dapat menunjukan contoh peristiwa yang seuai dengan hukum kelembaman
2.3 Mampu menerapkan hukum kelembaman dalam kehidupan sehari-hasi
2.4 Dapat mendiskripsikan hukum Newton II
2.5 Dapat menentukan hubungan antara resultan gaya dengan percepatan gerak
2.6 Mampu menerapkan hukum II untuk menentukan gaya berat benda
2.7 Dapat mendiskripsikan hukum tiga Newton secara benar
2.8 Dapat menyebutkan contoh pemakaian hukum III dalam kehidupan sehari-hari
2.9 Mampu menentukan pasangan aksi reaksi pada rangkaian benda gantung
2.10 Mampu menganalisis pasangan aksi reaksi pada benda yang terletak dibidang miring
2.11 Dapat menghitung adanya gaya gesek statis dan kinetik suatu benda.

III.Uraian Materi
Hukum Newton tentang gerak
HUKUM NEWTON I
HUKUM NEWTON I disebut juga hukum kelembaman (Inersia).
Sifat lembam benda adalah sifat mempertahankan keadaannya, yaitu keadaan tetap diam atau keaduan tetap bergerak beraturan.
DEFINISI HUKUM NEWTON I :
Setiap benda akan tetap bergerak lurus beraturan atau tetap dalam keadaan diam jika tidak ada resultan gaya (F) yang bekerja pada benda itu, jadi:
 F = 0 a = 0 karena v=0 (diam), atau v= konstan (GLB)
 F = 0 a = 0 karena v=0 (diam), atau v= konstan (GLB)
HUKUM NEWTON II
a = F/m
 F = m a
 F = jumlah gaya-gaya pada benda
m = massa benda
a = percepatan benda
Rumus ini sangat penting karena pada hampir semna persoalan gerak {mendatar/translasi (GLBB) dan melingkar (GMB/GMBB)} yang berhubungan dengan percepatan den massa benda dapat diselesaikan dengan rumus tersebut.
HUKUM NEWTON III

DEFINISI HUKUM NEWTON III:
Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda kedua maka benda kedua tersebut mengerjakan juga gaya pada benda pertama, yang besar gayanya = gaya yang diterima tetapi berlawanan arah. Perlu diperhatikan bahwa kedua gaya tersebut harus bekerja pada dua benda yang berlainan.
HUKUM NEWTON III

DEFINISI HUKUM NEWTON III:
Jika suatu benda mengerjakan gaya pada benda kedua maka benda kedua tersebut mengerjakan juga gaya pada benda pertama, yang besar gayanya = gaya yang diterima tetapi berlawanan arah. Perlu diperhatikan bahwa kedua gaya tersebut harus bekerja pada dua benda yang berlainan.

IV. Tugas Percobaan
Lembar kerja Eksperiment 1
Hukum kelembaman
1.Tujuan eksperimen
– mempelajari hukum kelembaman
2.Alat yang dibutuhkan
– Statif ,-benang jahit,beban gantung , kelereng dan kertas
3.Cara percobaan
a.Letakan kertas di atas meja yang benar-benar datar , kemudian letakan pula kelereng di atas kertas tersebut.

hkn1

– Tariklah kertas secara spotan, bagaimanakah kelerengnya ( ———————-)_
– Ulangi kegiatan tersebut sampai tiga kali , bagaimana hasilnya (—————–)
– Sekarang letakan kembali kelereng di atas kertas kemudian tarikalah secara perlahan-lahan , bagaimanakah keadaan kellereng ( ————————-),hentikan tarikan kertas amati gerak kelereng ( ————————-)
– Ulangi kegiatan tersebut sampai tiga kali , bagaimanakah hasil nya (————————————————————————————)
b. Gantungkan beban dengan benang pada statif ( lhat gambar)

hkn2

– Tarik ujung tali B dengan peralahan sampai salah satu tali ada yang putus , bagian tali manakah yang putus (——-)

– Tarik ujung tali B dengan peralahan sampai salah satu tali ada yang putus , bagian tali manakah yang putus (——-)
– Ulangi lagi dengan cara yang sama ,bagian tali manakah yang terputus (———)
– Pasang bandul seperti sediakala , kemudian ujung tali B tariklah dengan spontan,bagian tali manakah yang terputus (———-)
– Ulangi kegiatan yang sama bagaimanakah hasilnya (————————————————————————————————-)
4. Analisis dan Kesimpulan
-Berdasarkan data yang anda peroleh bagaimanakah hasil analisis anda jika dibandingkan antara kegiatan A dengan kegiatan B
-Buatlah kesimpulan akhir dari percobaan yang anda lakukan dan bandingkan dengan konsep hukum I Newton

Lembar kerja Eksperimen 2
Gaya penggerak pada bidang miring
1.Tujuan Kegiatan
– mempelajari hukum II Newton
– Menentukan besarnya gaya penggerak
– Mencari hubungan antara gaya penggerak dengan sudut kemiringan
2.Alat dan Bahan
– Papan luncur
– balok kayu
– busur drajat
– dinamometer
3.Cara kerja
– susunlah alat seperti gambar

dina1

– Aturlah sudut posisi papan luncur hingga balok mulai akan bergerak
– Catatlah gaya yang ditunjukan oleh dinamometer
– Tambahkan besarnya sudut papan luncur 10o amati gaya yang diperlihatkan oleh dinamometer
– Tambahkan sudut 10o , amati gaya yang ditunjukan oleh dinamometer
– Tambahkan lagi 10o , amati gaya yang ditunjukan oleh dinamometer
– Timbanglah massa balok dengan dinamometer
– Catatlah hasil pengamatan anda kedalam tabel berikut

dina2

4. Analisis dan Kesimpulan
– Hitunglah percepatan dari setiap data
– Manakah perecepatan terbesar
– Bagaimanakah hubungan antara posisi sudut dengan gaya penggerak
– Buatlah kesimpulan akhir dari percobaan

 

Tentang bopong

saya penggemar budaya jawa saya guru SMA saya senang menulis
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s